Jumat, 18 Februari 2011

LUMBA-LUMBA SO' EKSIS





oleh
Retno Ayu Purnamasari


    Lumba-lumba? Pasti semua orang sudah kenal dengan mamalia air yang satu ini. Mereka mamalia yang ramah, lucu dan menggemaskan (udah kayak bayi aja menggemaskan). Tapi bener lho, mereka memang pandai memikat perhatian, karena mereka cerdas dan lincah beratraksi, berjalan di atas air, melompat ke udara, bahkan berhitung. Bukan hanya itu saja, ternyata lumba-lumba juga eksis di segala bidang. Mereka  sempat tergabung dengan tim militer AS sebagai mata-mata, selain itu mereka juga termasuk bagian dari tim SAR bahkan bidang yang lumayan sering mereka geluti adalah menjadi dokter terapi penderita autis. Wah, hebat yah!


Mata-Mata Pasukan Militer
Lumba-lumba adalah mamalia air yang sangat cerdas. Karena kecerdasannya, mereka sempat direkrut oleh tim militer AS sebagai mata-mata. Jangan heran mengapa bisa begitu, tim militer AS melihat sisi yang menguntungkan dari cara melihat lumba-lumba dan prilakunya yang dapat diterjemahkan sebagai informasi.
Mata lumba-lumba lumayan canggih, bahkan lebih canggih dari kamera berteknologi tinggi. Lensa mata mereka sangat lentur, sehingga dapat fokus di dalam dan di luar air. Selain itu, mata mereka memang sangat unik, salah satu matanya dapat melihat fokus ke arah depan, dan mata yang satunya lagi dapat melihat fokus ke arah yang lain untuk memperhatikan keadaan di sekitarnya.

\
 Pelatihan misi mata-mata

Selain itu mereka juga memiliki sonar untuk mendeteksi keberadaan benda-benda pada jarak tertentu. Tahu kan, apa itu sonar? Jika dalam dunia perkapalselaman sonar adalah sebuah alat yang memancarkan gelombang suara. Gelombang suara yang membentur sesuatu akan memantul dan diterima sebagai informasi tentang keberadaan benda tersebut. Makanya lumba-lumba sangat tepat dimanfaatkan oleh tim militer AS untuk melancarkan percobaan misi spionase-nya.

Bagian Dari Tim SAR
Bukannya sensi dan gampang marah, tapi sensitivitas perasaan dan perhatian lumba-lumba memiliki kepekaan yang luar biasa untuk saling peduli terhadap sesama maupun spesies yang lain.
Dahulu kala, mitologi Yunani menyebutkan bahwa lumba-lumba pertama kali muncul sebagai penolong manusia karena pernah menyelamatkan penyair Arion yang tenggelam. Dilain waktu, beberapa kali lumba-lumba ketahuan sedang menolong lumba-lumba lain yang sakit atau terluka. Mereka juga mau menolong orang yang terjatuh ke laut. Bahkan, pernah terlihat beberapa lumba-lumba berenang menuju pantai sambil mendorong perahu yang terbawa arus sampai ketengah samudra.
Lumba-lumba kerap muncul kepermukaan saat kapal melintas di tengah lautan seakan-akan mereka sedang mendampingi perjalanan kapal tersebut. Hal itu memang bagian dari sensitivitas lumba-lumba.
Insting mereka akan tergugah jika ada orang yang tersesat dan membutuhkan pertolongan, dan mereka dapat menggiringnya hingga ke tepi. Seperti yang pernah terjadi di Teluk Puerto Princesa di Filipina, seorang pria yang perahu kecilnya terbalik dibantu oleh sekitar tiga puluh ekor lumba-lumba, sebagian dari mereka mendorong papan kecil tempatnya mengapung dan yang lainnya ikut mendampingi hingga menuju pantai. Sudah lucu, cerdas dan lincah, berjiwa sosial pula. Lumayan tim SAR jadi bisa terbantu dengan jiwa sosial lumba-lumba.

Pandai Bergaul & Bersahabat
Seperti manusia, lumba-lumba juga sangat senang bergaul, bersosialisasi dan bermain, baik dengan sesamanya maupun dengan manusia. Mereka senang berenang bersama, bercumbuan, dan saling menggosok-gosokkan sirip dadanya satu sama lain, kalau dalam kebiasaan manusia, mereka diibaratkan sedang berjabat tangan.


Lumba-lumba sedang bercumbu


Lumba-lumba sering mengeluarkan bunyi-bunyian seperti siulan, mereka begitu bukan sedang menggoda lawan jenisnya apalagi iseng atau kurang kerjaan, tetapi mereka sedang berkomunikasi dengan kawanannya karena mereka sangat suka bicara baik dengan suara, sentuhan maupun isyarat. Misalnya, disaat ibu lumba-lumba menyuruh bayinya untuk menghentikan melakukan sesuatu dengan cara mengangguk-anggukan kepalanya.
Ternyata cara mereka berkomunikasi cukup canggih juga. Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, lumba-lumba menggunakan sonar-nya untuk berkomunikasi, jaraknya pun bisa sangat jauh. Bahkan sudah ada penelitian yang membuktikan bahwa lumba-lumba dapat mengerti bahasa atau isyarat yang diberikan oleh manusia.
Lumba-lumba ternyata manja juga. Mereka senang jika tubuhnya diusap-usap oleh manusia. Mereka bisa merasakan adanya kasih sayang, sedangkan manusia akan merasakan kedamaian dan keharmonisan seakan-akan mereka menyayangi kita karena mereka memiliki perasaan yang halus.

Dokter Terapi Penderita Autis
Metode pengobatan autis yang sedang “trend” saat ini adalah terapi lumba-lumba (dolphin therapy). Mengapa lumba-lumba? Lumba-lumba bisa dijadikan sarana terapi karena mampu berinteraksi dengan manusia.
Terapi autis oleh lumba-lumba ternyata sudah dikenal sejak tahun 1970-an dan diperkenalkan oleh seorang dokter bernama Besty. Ternyata interaksi dengan lumba-lumba dapat meningkatkan aktivitas sensorik anak. Meski tidak bisa menyembuhkan sepenuhnya, tapi dari terapi tersebut dapat membawa perubahan yang lebih baik pada hormon endorphin dan enzim pada sample darah sebelum dan sesudah terapi. Hal tersebut juga mampu memicu dan membangkitkan respon emosional. Suasana yang dihasilkan dari interaksi tersebut seakan-akan menjadi “hipnoterapi” yang membuat pasien merasa senang dan termotivasi untuk melakukan beberapa instruksi dari Si Terapis.

Terapi autis oleh lumba-lumba





Lumba-lumba dapat merasakan bagian organ pada pasien yang tidak berfungsi secara normal dan yang mengalami trauma. Dengan menggunakan suara ultrasonik yang memiliki ritme dan vibrasi dapat membantu otak kanan dan otak kiri pasien menjadi lebih sinkron, sehingga komunikasi antara kedua belah otak menjadi seimbang, meningkatkan konsentrasi dan memperbaiki fungsi motorik yang membuat koordinasi antara kontak mata, senyum, tawa dan daya sentuh pasien semakin membaik.

Waah.. banyak sekali manfaat yang bisa diperoleh dari lumba-lumba. Selain dapat memberikan hiburan, canda dan tawa, banyak hal juga yang dapat dilakukan oleh lumba-lumba dalam berbagai bidang untuk membantu manusia, bukannya “sok eksis”, tapi itulah kehebatan Lumba-lumba. Makhluk Tuhan yang begitu menggemaskan dan memiliki banyak keunikan seperti lumba-lumba memang patut untuk dijaga kelestariannya.

0 komentar:

Poskan Komentar

Template by:

Free Blog Templates