Rabu, 20 Februari 2013

RPP Pertumbuhan dan Perkembangan Pada Tumbuhan dan Hewan 1


RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Siklus I

Sekolah                               :     SMP PGRI Parungkuda
Mata Pelajaran                  :     IPA (Ilmu Pengetahuan Alam)
Kelas/ Semester                 :     VIII (Delapan)/Semester I
Materi Pokok                     :     Pertumbuhan dan Perkembangan
Alokasi waktu                    :    2 X 40 menit (Pertemuan 1)
 

I.       Standar Kompetensi       :          
      1.   Memahami berbagai sistem dalam kehidupan manusia.

II.    Kompetensi Dasar           :
  1.1  Menganalisis pentingnya pertumbuhan dan perkembangan pada makhluk hidup.

III.   Indikator
            1.    Menyebutkan faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan makhluk hidup
            2.    Menyimpulkan perbedaan pertumbuhan dan perkembangan pada makhluk hidup

IV. Tujuan Pembelajaran     :          
Peserta didik dapat:
1.    Mendeskripsikan pengertian pertumbuhan dan perkembangan pada makhluk hidup
2.    Membedakan antara pertumbuhan dan perkembangan pada makhluk hidup
3.    Mendeskripsikan faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan pada makhluk hidup
4.      Membedakan tahap-tahap pertumbuhan dan perkembangan pada hewan dan tumbuhan

vKarakter siswa yang diharapkan :      Disiplin (Discipline)
Rasa hormat dan perhatian (respect)
Tekun (diligence)
Tanggung jawab (responsibility)
Ketelitian (carefulness)

V.    Materi Pembelajaran      :          
A.    Pertumbuhan dan perkembangan
Pertumbuhan dan perkembangan merupakan salah satu ciri organisme. Pertumbuhan  merupakan  proses bertambahnya ukuran (volume) sel dan jumlah sel makhluk hidup yang sifatnya tidak dapat kembali lagi (irreversible). Artinya, individu yang telah tumbuh besar tidak akan kembali lagi keukuran semula. Bersifat kuantitatif, tetap. Dimana proses pertumbuhan melalui proses membelah, memanjang dan melebar.
Perkembangan merupakan suatu perubahan teratur dan seringkali menuju keadaan yang lebih tinggi (kompleks) atau kedewasaan. Pertumbuhan dapat diukur (kualitatif), dapat dilihat morfologisnya dan bersifat reversible (dapat kembali keukuran semula) sedangkan perkembangan tidak dapat diukur. Pertumbuhan dan perkembangan pada makhluk hidup berlangsung bersamaan.

B.     Faktor-faktor yang Mempengaruhi Pertumbuhan dan Perkembangan
1.    Faktor Luar (Eksternal)
Faktor luar yang mempengaruhi proses pertumbuhan dan perkembangan makhluk hidup berasal dari faktor lingkungan. Beberapa faktor lingkungan yang memengaruhi pertumbuhan dan perkembangan makhluk hidup, yaitu:

a.  Makanan atau Nutrisi
Makanan merupakan bahan baku dan sumber energi dalam proses metabolisme tubuh. Kualitas dan kuantitas makananakan mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan makhluk hidup. Zat gizi yang diperlukan manusia dan hewan adalah karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral. Sedangkan bagi tumbuhan, nutrisi yang diperlukan berupa air dan zat hara yang terlarut dalam air.

b.  Suhu
Semua makhluk hidup membutuhkan suhu yang sesuai untuk menunjang pertumbuhan dan perkembangannya. Suhu ini disebut suhu optimum, misalnya suhu tubuh manusia yang normal adalah sekitar 37°C. Pada suhu optimum, semua makhluk hidup dapat tumbuh dan berkembang dengan baik.

c.  Cahaya
Cahaya berpengaruh terhadap pertumbuhan dan perkembangan makhluk hidup. Tumbuhan sangat membutuhkan cahaya matahari untuk fotosintesis. Namun keberadaan cahaya ternyata dapat menghambat pertumbuhan tumbuhan karena cahaya dapat merusak hormon auksin yang terdapat pada ujung batang.

d.  Air dan Kelembapan
Air dan kelembapan merupakan faktor penting untuk pertumbuhan dan perkembangan. Air sangat dibutuhkan oleh makhluk hidup. Tanpa air, makhluk hidup tidak dapat bertahan hidup. Air merupakan tempat berlangsungnya reaksi-reaksi kimia di dalam tubuh. Tanpa air, reaksi kimia di dalam sel tidak dapat berlangsung, sehingga dapat mengakibatkan kematian.
Kelembapan adalah banyaknya kandungan uap air dalam udara atau tanah. Tanah yang lembab berpengaruh baik terhadap pertumbuhan tumbuhan. Kondisi yang lembab banyak air yang dapat diserap oleh tumbuhan dan lebih sedikit penguapan.

e.  Tanah
Bagi tumbuhan, tanah berpengaruh terhadap pertumbuhan dan perkembangannya. Tumbuhan akan tumbuh dan berkembang dengan optimal bila kondisi tanah tempat hidupnya sesuai dengan kebutuhan nutrisi dan unsur hara.

2.    Faktor Dalam (Internal)
Faktor dalam yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan berasal dari dalam tubuh makhluk hidup sendiri. Yang termasuk kategori ini adalah faktor gen dan keadaan hormon yang merangsang pertumbuhan.

a. Gen
Gen adalah substansi/materi pembawa sifat yang diturunkan dari induk. Gen mempengaruhi ciri dan sifat makhluk hidup,misalnya bentuk tubuh, tinggi tubuh, warna kulit, warna bunga, warna bulu, rasa buah, dan sebagainya.

b. Hormon
Hormon merupakan zat yang berfungsi untuk mengendalikan berbagai fungsi di dalam tubuh. Meskipun kadarnya sedikit, hormon memberikan pengaruh yang nyata dalam pengaturan berbagai proses dalam tubuh. Hormon yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan pada makhluk hidup beragam jenisnya.

1)  Hormon pada tumbuhan
Hormon pada tumbuhan sering disebut fitohormon atau zat pengatur  tubuh. Beberapa di antaranya adalah:
a.    Auksin
b.    Sitokinin
c.    Giberelin
d.   Etilen, dan
e.    Asam absisat

2) Hormon pada hewan
Beberapa hormon pertumbuhan pada hewan adalah sebagai berikut.
a.    Tiroksin
b.    Somatomedin
c.    Ekdison dan juvenil

3) Hormon pada manusia
Hormon dihasilkan oleh kelenjar endokrin atau kelenjar buntu, yaitu suatu kelenjar yang tidak mempunyai saluran. Beberapa hormon pertumbuhan pada manusia antara lain sebagai berikut:
a.    Hormon tiroksin
b.    Hormon pertumbuhan (Growth hormon - GH)
c.    Hormon testosteron
d.   Hormon estrogen/progresteron

C.  Pertumbuhan dan Perkembangan pada Tumbuhan Berbunga
Pertumbuhan pada tumbuhan terjadi di daerah meristematis (titik tumbuh), yaitu bagian yang mengandung jaringan meristem. Misalnya dilihat dari biji kacang tanah, bagian kulit biji (testa) dikupas maka kita akan menemukan calon individu baru.

1.    Perkecambahan
Perkecambahan merupakan proses pertumbuhan dan perkembangan embrio pada biji tumbuhan. Berdasarkan letak kotiledonnya pada saat berkecambah, perkecambahan dibagi menjadi dua tipe, yaitu hipogeal dan epigeal.

2.    Pertumbuhan Primer
Pertumbuhan primer adalah pertumbuhan yang terjadi akibat aktivitas jaringan meristem primer atau disebut juga meristem apikal. Titik tumbuh primer terbentuk sejak tumbuhan masih berupa embrio. Jaringan meristem ini terdapat di ujung batang dan ujung akar. Akibat pertumbuhan ini, akar dan batang tumbuhan bertambah panjang.
Pada titik tumbuh, pertumbuhan terjadi secara bertahap. Oleh karena itu daerah pertumbuhan dapat dibedakan menjadi tiga, yaitu daerah pembelahan, daerah perpanjangan, dan daerah diferensiasi.

3.    Pertumbuhan Sekunder
Pertumbuhan sekunder disebabkan oleh aktivitas jaringan meristem sekunder. Contoh jaringan meristem sekunder adalah jaringan kambium pada batang tumbuhan dikotil dan Gymnospermae. Sel-sel jaringan kambium senantiasa membelah.


D.  Pertumbuhan dan Perkembangan Pada Hewan
Proses pertumbuhan dan perkembangan hewan dimulai dari proses pembelahan pada zigot. Zigot merupakan hasil fertilisasi (pembuahan) sel telur oleh sperma. Zigot akan berkembang menjadi embrio.

1.    Tahapan Perkembangan Hewan
Tahapan perkembangan pada hewan secara umum memiliki urutan sebagai berikut:

a.    Pembelahan sel
Zigot merupakan satu sel yang berasal dari peleburan sel kelamin jantan dan sel kelamin betina. Zigot mengalami pembelahan mitosis dari satu sel menjadi dua sel, kemudian menjadi empat sel, delapan sel, enam belas sel, dan seterusnya.
Pembelahan terus berlanjut sampai berbentuk seperti bola padat yang disebut morula. Selanjutnya bagian tengah dari morula membentuk lubang berisi cairan, dan lubang itu disebut blastosoel. Bentukan seperti ini disebut blastula (embrio).

b.    Gastrulasi (pembentukan usus)
Sel yang terus mengalami pembelahan sel akan membentuk lapisan-lapisan dan kumpulan yang berbeda. Lapisan tersebut terdiri dari lapisan luar (ektoderm), endoderm, dan mesoderm.
Ektoderm membentuk struktur tubuh paling luarseperti kulit, sistem saraf, hidung, anus, kelenjar-kelenjar kulit, dan mulut. Mesoderm akan membentuk struktur organ penyusun rangka tubuh seperti tulang belakang, rongga perut dan rongga dada. Endoderm membentuk organ-organ dalam.

c.    Pembentukan Organ
Setelah gastrulasi selesai, selanjutnya lapisan ektoderm, endoderm, dan mesoderm berkembang menjadi jaringan khusus yang kemudian membentuk berbagai organ.

VI. Strategi Pembelajaran
a.  Model Pembelajaran        : Kooperatif teknik Numbered Heads Together (NHT) dengan Two Stay Two Stray (TSTS)
b. Metode Pembelajaran      : Diskusi kelompok, diskusi informasi, diskusi Kelas

VII.          Kegiatan Pembelajaran

Kegiatan
Waktu

Pendahuluan
a.    Apersepsi :
Guru memberikan pertanyaan kepada siswa : “Saat kalian kelas VII kalian telah mempelajari Ciri-Ciri Makhluk Hidup, coba sebutkan apa saja ciri-ciri dari makhluk hidup?
b.   Motivasi :
Guru memberikan motivasi kepada siswa dengan mengajukan pertanyaan : “Coba kalian perhatikan tumbuhan dan hewan yang ada di sekitar kalian, mengapa tumbuhan dan hewan tersebut dapat tumbuh besar?”
c.    Menginformasikan tujuan pembelajaran
d.   Menjelaskan langkah-langkah pembelajaran Numbered Heads Together (NHT) dengan Two Stay Two Stray (TSTS)
e.    Pengelolaan Kelas:
Membagi siswa menjadi beberapa kelompok sesuai dengan jumlah siswa yang ada, masing-masing kelompok terdiri dari 4 orang siswa (heterogen) dan setiap siswa memiliki nomor diri.
10
menit

Inti
1.    Eksplorasi
·       Guru menyajikan materi pelajaran dengan menggunakan media berupa charta.
·       Guru mengajukan pertanyaan dengan menunjuk beberapa siswa berdasarkan nomor kepala.

2.    Elaborasi
·      Guru membagikan Lembar Diskusi Siswa (LDS) kepada setiap kelompok.
·      Setelah selesai mengerjakan LDS, dua orang dari masing-masing kelompok menjadi tamu ke-dua kelompok yang lain.

·      Dua orang yang tinggal dalam kelompok bertugas membagikan hasil kerja dan informasi ke tamu mereka.
·      Tamu mohon diri dan kembali ke kelompok mereka sendiri dan melaporkan temuan mereka dari kelompok lain.
·      Kelompok mencocokkan dan membahas hasil kerja mereka, serta menentukan jawaban.
·      Guru memanggil nomor di kepala siswa untuk menjawab pertanyaan  yang telah dikerjakandengan mengocok kartu.
·      Guru mempersilahkan  kepada kelompok lain  untuk menanggapi hasil  presentasi kelompok.
3.    Konfirmasi
·       Guru memberikan  penguatan dari jawaban  yang telah dilontarkan  siswa kepada guru.
·       Guru memberikan penilaian terhadap setiap pertanyaan yang  dijawab.

15 menit


5
menit




10
menit


10
menit










5
menit








20
menit





Numbered Heads Together (NHT)








Two Stay Two Stray (TSTS)




















Numbered Heads Together (NHT)









Penutup
·      Guru bersama siswa merangkum kembali materi   yang sudah dipelajari.
5
menit


VIII.  Media dan Sumber Pembelajaran :
1.    Media Pembelajaran            :   Charta Pertumbuhan dan Perkembangan pada Tumbuhan dan pada Hewan
2.    Sumber Pembelajaran           :   Buku Paket IPA Biologi untuk SMP Kelas VIII Penerbit Erlangga
Buku Paket Biologi SMP Kelas VIII Penerbit BSE
                                        Browsing internet

IX. Penilaian
·      Jenis tagihan             : Tes tertulis, laporan kelompok
·      Bentuk Instrumen     : LDS
·      Contoh Instrumen     : Terlampir



Sukabumi, 4 September 2012

Mengetahui,


Guru Bidang Studi                                                       Peneliti



Fenny Rachmasari, S.Pd.                                  Retno Ayu Purnamasari
                                                                         NPM 036108075




LEMBAR DISKUSI SISWA (LDS)

Materi                        : Pertumbuhan dan Perkembangan pada Tumbuhan dan Hewan I
Nama Kelompok       :
Nama Anggota          :  1.                                                                              
                                      2.                                          
                                      3.                                          
                                      4.                                          

Jawablah pertanyaan dibawah ini dengan benar !
1.      Sebutkan ciri dari pertumbuhan dan perkembangan pada tumbuhan dan hewan !
2. Sebutkan dan jelaskan faktor luar dan faktor dalam yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan !
3.   Dua kecambah diletakkan di suatu tempat, yang satu terkena cahaya, sedangkan yang lain tidak terkena cahaya. Kecambah yang diletakkan di tempat gelap jauh lebih panjang dari pada kecambah yang diletakkan di tempat terang. Hal itu menunjukan bahwa.
4.      Tuliskan beberapa contoh masing-masing dari pertumbuhan dan perkembangan!
5.   Sebutkan tiga daerah pertumbuhan primer yang terletak di ujung akar dan ujung batang pada tumbuhan biji! Jelaskan!
6.      Mengapa pada tumbuhan monokotil tidak terjadi pertumbuhan sekunder? Jelaskan !
7.      Mengapa hormon giberelin dapat menormalkan tumbuhan yang tumbuh kerdil?Description: http://2.bp.blogspot.com/-NVLdbgMRgFU/Tk5RoEdBHtI/AAAAAAAAK8I/hFW6fa01pQA/s400/fototropisme%2Bcahaya.jpg
8.      Perhatikan gambar berikut:






          Pertumbuhan tanaman tersebut dipengaruhi oleh …



Jawaban Lembar Diskusi Siswa

1. Pertumbuhan pada tumbuhan dapat dilihat dari bertambah besar dan tingginya batang. Sedangkan perkembangannya dapat dilihat dengan adanya perubahan-perubahan pada bentuk batang, daun, akar, munculnya bunga, dan terbentuknya buah. Adapun pertumbuhan pada hewan dapat dilihat dari semakin besarnya badan hewan tersebut, sedangkan perkembangannya dapat disaksikan dari perubahan pada tubuh dan kelakuan hewan tersebut.
2.    Faktor luar :  makanan dan nutrisi, suhu, cahaya, air dan kelembapan, tanah.
Faktor dalam: gen dan hormone
3.    Cahaya merupakan faktor penghambat pertumbuhan karena kecambah yang diletakkan di tempat terang justru pertumbuhannya terhambat, sehingga kecambahnya lebih pendek daripada kecambah yang diletakkan di tempat gelap, karena di tempat gelap pertumbuhan kecambah tersebut tidak terhambat.
4.    Pertumbuhan : 1) manusia bertambah bobot tubuhnya. 2) biji akan tumbuh menjadi tumbuhan besar. 3) manusia bertambah tinggi badannya.
Perkembangan : 1) perubahan biji menjadi kecambah. 2) munculnya bunga. 3) metamorfosis dari ulat menjadi kupu-kupu
5.    Pertumbuhan primer pada ujung akar dan ujung batang dapat dibedakan menjadi 3 daerah yaitu:
a.       Daerah pembelahan sel, terdapat di bagian ujung akar. Sel-sel di daerah ini aktif membelah (bersifat meristematik)
b.      Daerah perpanjangan sel, terletak di belakang daerah pembelahan. Sel-sel di daerah ini memiliki kemampuan untuk membesar dan memanjang.
c.       Daerah diferensiasi sel, merupakan daerah yang sel-selnya berdiferensiasi menjadi sel-sel yang mempunyai fungsi dan struktur khusus.
6.    Pada tumbuhan monokotil tidak mengalami pertumbuhan sekunder dikarenakan tidak memiliki kambium sehingga batangnya tidak dapat tumbuh membesar. Kambium adalah lapisan jaringan meristematik pada tumbuhan yang sel-selnya aktif membelah dan bertanggung jawab atas pertumbuhan sekunder tumbuhan. Kambium ditemukan pada batang dan akar.
7.    Hal tersebut dikarenakan fungsi hormon giberelin yang merangsang pembelahan dan pemanjangan sel.
8.    Cahaya matahari, karena tumbuhan mencari arah datangnya cahaya. Karena cahaya tidak tepat berada di atas tumbuhan, tumbuhan tumbuh miring mengikuti arah datangnya cahaya matahari.

0 komentar:

Poskan Komentar

Template by:

Free Blog Templates